Kuersetin merupakan senyawa flavonoid yang terkandung dalam daun Averrhoa bilimbi dan dapat diekstraksi dengan metode maserasi untuk dijadikan ekstrak. Ekstrak ini dapat dibuat dalam bentuk sirup untuk pengembangan sediaan herbal. Spektrofotometri UV digunakan dalam penentuan konsentrasi kuersetin dari Averrhoa bilimbi dalam sirup. Metode ini dinilai sederhana, cepat, dan relatif murah, sehingga memberikan manfaat untuk menganalisis banyak sampel. Validasi metode diperlukan untuk memastikan apakah aspek analitik valid dan parameter validasi yang diukur dalam penelitian ini adalah selektivitas, liniearitas, LOD dan LOQ, presisi, dan akurasi. Selektivitas menunjukkan bahwa spektra memiliki panjang gelombang maksimum pada λ = 374 nm. Linieritas diperoleh dari fungsi regresi y = 0,07923x - 0,07056 dengan koefisien korelasi r = 0,9988 dan Vxo = 2,42%.  Presisi menunjukkan koefisien varian KV = 0,24%. LOD dan LOQ menunjukkan 0,0223 dan 0,0745. Konsentrasi kuersetin dalam ekstrak daun adalah 6,708% (b/b) ± 5,72% dan konsentrasi kuersetin dalam sirup adalah 63,06 mg.
Copyrights © 2022