Bertambahnya usia menjadi pemicu makin menurunnya fungsikognitif. Permainan stimulasi otak merupakan kegiatan yang direkomendasikanuntuk mempengaruhi fungsi kognitif lansia. Berdasarkan survey di PantiWerdha Bhakti Luhur ditemukan 40% lansia memiliki gangguan kognitif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh stimulasi otakterhadap fungsi kognitif lansia mengikuti kegiatan. Desain penelitian inimenggunakan pre eksperimental one group pre - post test design. Populasipenelitian adalah lansia di panti werdha Bhakti Luhur dengan sampling yangdigunakan simple random sampling dan besar sampel sebanyak 59 responden.Instrumen yang digunakan adalah lembar kuisioner MMSE yang digunakansebelum dan sesudah intervensi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adaperbedaan nilai mean, pada sebelum intervensi yaitu 22 dan setelah dilakukanintervensi yaitu 23.95. Hasil uji statistik menggunakan Paired Sample TTestdengan tingkat signifikan ? = 0.05 didapatkan harga p = 0.00 oleh karenaharga p < ?, maka H0 ditolak, H1 diterima artinya ada perbedaan fungsi kognitiflansia sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Sesudah dilakukan stimulasiotak menunjukkan ada perbedaan fungsi kognitif lansia kearah adanyapeningkatan.
Copyrights © 2017