Beriringan dengan maraknya aksi protes dan perbincangan mengenai isu-isu kesetaraan, juga bertepatan momentum Black History Month 2017 di Amerika Serikat, Nike--salah satu perusahaan pakaian olahraga terbesar dunia merilis sebuah kampanye bertajuk Equality melalui sebuah video hitam-putih berdurasi 1 menit yang diunggah melalui kanal YouTube resminya yang dibintangi oleh nama-nama besar seperti Michael B. Jordan, LeBron James, dan Serena Williams. Menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan metode kualitatif interpretif, peneliti hendak memahami makna dan pesan dalam video tersebut dengan mengungkap mitos yang dikonstruksi oleh pembuat video (Nike) berdasarkan simbol-simbol dan sistem signifikasi yang ada. Disertai gagasan-gagasan Jean Baudillard tentang iklan dan konsumsi sebagai pendukung teori utama, peneliti berhasil memahami bahwa melalui kampanye Equality, Nike berupaya menciptakan mitos dengan melambungkan nilai olahraga sebagai aktivitas yang lebih dari sekedar adu fisik ataupun menang-kalah. Nike hendak menciptakan mitos bahwa olahraga mencerminkan nilai-nilai kehidupan sosial seperti sikap saling hormat, persaudaraan, dan kesetaraan yang kemudian mitos ini dapat mempersuasi masyarakat untuk melakukan konsumsi.
Copyrights © 2018