Kajian ini berfokus pada kebijakan penerapan kurikulum merdeka dalam prespektif pemikiran filosofis pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Penelitian ini dilakukan melalui tahap pengumpulan data, analisis data, refleksi kritis, dan tahap penyusunan laporan penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian studi pustaka (library research). Sedangkan pada tahap analisis data menggunakan empat unsur metodologi yaitu deskripsi, interpretasi, idealisasi, dan refleksi kritis. Kajian ini mengambil kesimpulan, yaitu: Pertama, kurikulum merdeka dilandasi oleh filsafat pendidikan yang diwarnai aliran filsafat pendidikan progresivisme dan eksistensialisme. Kedua, konsep kurikulum merdeka dengan pemikiran pendidikan Ki Hadjar Dewantara mempunyai puncak yang sama, yaitu upaya memberikan kemerdekaan kepada peserta didik dalam mengembangkan seluruh potensinya. Ketiga, Perspektif pendidikan Ki Hajar Dewantara dan kurikulum merdeka memiliki kesamaan dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student center) dan pembelajaran tanggap budaya (culturally responsive teaching).
Copyrights © 2023