Transformasi era digital telah dimulai, dan salah satu sektor yang terpengaruh adalah perbankan. Proses pengadopsian perbankan digital diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efektivitas, efisiensi, dan kesejahteraan sosial. Tujuannya adalah untuk memahami sejauh mana adopsi teknologi, khususnya perbankan digital, dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini khususnya mengkaji adopsi Aplikasi Perbankan Mobile BRI (Brimo) oleh para nasabah. Pendekatan yang digunakan adalah Model Penerimaan Teknologi, yang menilai pengaruh kegunaan yang dirasakan, persepsi kemudahan penggunaan, budaya pelanggan, tingkat keamanan, dan media sosial terhadap penggunaan aktif Brimo oleh nasabah. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan menggunakan Brimo dan peningkatan penggunaan aktif dipengaruhi oleh kegunaan dan kemudahan penggunaan yang dirasakan. Variabel keamanan tidak berdampak signifikan pada persepsi kegunaan, dan variabel pengaruh sosial tidak berdampak signifikan pada persepsi kegunaan.
Copyrights © 2023