Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemenuhan hak gizi dan makanan bagi anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus anak Kelas I Martapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang berusmber dari data angket dan wawancara kemudian diolah dengan pendekatan profil pelajar pancasila dan disimpulkan. Hasil Penelitian yaitu teknis pelayanan penyediaan makanan dan gizi bagi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura masih bersifat tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa belum adanya perubahan yang signifikan dalam pelayanan peyediaan makanan bagi Anak Binaan. Hal tersebut diperparah dengan kurangnya rasa tanggung jawab dan disiplin dalam diri Anak Binaan. Belum tersedianya Sumber Daya Manusia yang menangani masalah gizi dan makanan. Hal ini dapat menghambat dalam proses penyediaan makanan dan gizi bagi Anak Binaan. Tidak adanya keterkaitan timbulnya penyakit dengan pemenuhan gizi makanan bagi Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura menunjukkan bahwa menu 10 hari yang telah ditetapkan bagi narapidana dan tahanan juga tidak pembawa pengaruh dan dampak yang negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan Anak Binaan. Mayoritas penyakit yang timbul dikarenakan daya tahan tubuh yang buruk akibat dari sanitasi lingkungan yang kurang baik sehingga menyebabkan penyakit kulit berkembang secara cepat.
Copyrights © 2023