Persepsi merupakan suatu proses yang didahului oleh penginderaan. BKKBN pada tahun 2015 memperlihatkan datapemakaian kontrasepsi non MKJP yaitu 83,95% dan yang MKJP 19,28%. Pada hasil pra survey awal yang dilakukanpada WUS adanya perasaaan takut dalam menggunakan AKDR. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkanpartisipasi dalam menggunakan AKDR, perlu diadakan penelitian tentang persepsi dari WUS dalam menggunakanAKDR.Tujuannya adalah untuk mengetahui persepsi Wanita Usia Subur (WUS) Tentang metode alat kontrasepsidalam rahim (AKDR). Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi wawancaradengan jumlah populasi 172 orang, sampel 34 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah incidental. Hasilpenelitian adalah seluruh responden beragama islam dan yang suku Madura dengan tingkat pendidikan respondenterbanyak SD dan SMP sebesar 79,42%, pekerjaan responden terbanyak adalah ibu rumah tangga sebesar 94,11% danpendapatan responden terbanyak adalah sebesar 85,30% serta tingkat pengetahuan responden tentang metodekontrasepsi cukup sebesar 58,82%. Kesimpulan berdasarkan data simpulan diatas dapat diketahui pengetahuan metodeAKDR masih rendah sehingga persepsi wanita usia subur tentang AKDR juga masih rendah. Saran bagi polindesbhakti suci diharapkan untuk lebih giat dalam kegiatan promosi tentang AKDR dalam program KB seperti penyuluhanyang menarik dan inofatif sehingga masyarakat lebih mengenal dan dapat memilih AKDR sebagai alat kontrasepsipilihan.
Copyrights © 2023