Kesehatan bank merupakan cerminan kondisi dan kinerja bank. Dalam menilai kinerja keuangan suatu perusahaan khususnya perusahaan perbankan, yang menjadi tolak ukurnya adalah melihat dari segi profitabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CAR (capital adequcy ratio), BOPO (biaya operasional perpendapatan operasioanal), NPF (non performing financing), FDR (financing to deposit ratio) terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi pada penelitian ini berjumlah 12 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia selama tiga tahun penelitian dimulai dari tahun 2017-2019 dengan total sampel yang memenuhi kriteria sebesar 10 sampel, sehingga total amatan sebesar 30. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan alat uji yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitablitas (ROA) pada perusahaan Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Sedangkan Non Performing Financing (NPF), Operation Effeciency Ratio (BOPO) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh terhadap Profitablitas (ROA) pada perusahaan Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019
Copyrights © 2022