Latar belakang : Chronic ankle instability (CAI) menggambarkan kombinasi mekanik dan ketidakstabilan fungsional dengan gejala sisa ankle sprain seperti nyeri, bengkak, kelemahan, ketidakstabilan, dan episode ''giving way'' berulang. Gejala sisa ini bisa menghambat aktivitas fisik yang dapat secara negatif mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup pasien secara keseluruhan. Intervensi fisioterapi sebagai tatalaksana chronic ankle instability cukup bervariasi dari beberapa exercise. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas intervensi fisioterapi pada chronic ankle instability (CAI). Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur artikel dengan menggunakan data sekunder berupa kajian beberapa artikel jurnal mengenai efektivitas intervensi fisioterapi pada chronic ankle instability. Hasil: Beberapa penelitian membuktikan bahwa intervensi fisioterapi seperti balance training, strengthening dan stabilization ecxercise terkait peningkatan kontrol neuromuskular dan proprioseptif efektif dalam menangani chronic ankle instability (CAI). Kesimpulan : Intervensi fisioterapi seperti balance exercise, whole body vibration, wobble board rehabilitation, hip strengthening exercise, hop stabilization exercise efektif dalam penanganan injury yakni chronic ankle instability. Kata kunci : Intervensi fisioterapi, Chronic ankle instability
Copyrights © 2022