Penelitian ini menginvestigasi pengetahuan dan persepsi mahasiswa terhadap pinjaman online di lingkungan sekolah tinggi melalui survei terhadap 100 mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya memiliki pengetahuan yang memadai tentang pinjaman online, terutama terkait suku bunga dan biaya. Meskipun demikian, terdapat potensi perbaikan dalam pemahaman mereka terhadap proses pengajuan pinjaman online. Mayoritas mahasiswa melihat pinjaman online sebagai solusi keuangan yang bermanfaat, namun masih ada ketidakpastian terkait risiko. Penelitian ini menyoroti urgensi pendidikan keuangan di perguruan tinggi, terutama fokus pada peningkatan pemahaman risiko pinjaman online dan manajemen keuangan yang bijak. Program edukasi harus disesuaikan dengan faktor-faktor seperti jenis kelamin dan status keuangan mahasiswa. Pemahaman yang lebih baik tentang risiko ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menghindari potensi jebakan utang. Dengan demikian, penelitian ini memberikan implikasi praktis yang signifikan dalam konteks pendidikan tinggi dan pengelolaan keuangan mahasiswa
Copyrights © 2023