Inflasi merupakan tidak seimbangnya antara nilai mata uang dan naiknya harga akan suatu barang yang berdampak pada kondisi perekonomian suatu negara serta terjadi dalam jangka waktu tidak dapat dipastikan. Inflasi ini salah satu kondisi yang sangat merugikan dikarenakan dapat meningkatkan kemiskinan. Namun, inflasi dengan nilai rendah dibutuhkan supaya ada peningkatan dalam perekonomian. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk menemukan pengaruh dari Nilai Tukar, BI Rate serta Cadangan Devisa terhadap Inflasi. Metode yang diaplikasikan adalah kuantitatif dengan analisis uji asumsi klasik serta regresi linier berganda. Sedangkan jenis data yang kami pakai yaitu time series dengan kurun waktu 3 tahun terhitung sejak tahun 2021-2023 yang diperoleh dari BPS dan diolah dengan bantuan IBM SPSS Statistic 25. Berdasarkan analisis Adjusted R², nilai tukar, bi rate, dan cadangan devisa memiliki pengaruh sebesar 59% terhadap inflasi, sedangkan 41% dipengaruhi oleh variabel lain. Uji t membuktikan bahwasannya nilai tukar rupiah signifikan (p = 0,004) terhadap inflasi, sementara bi rate dan cadangan devisa tidak signifikan (p = 0,977 dan 0,796).
Copyrights © 2023