Menurunnya daya beli masyarakat memberi efek menurunnya pendapatan usaha terkurasnya modal usaha dan lainnya. Banyak tantangan dihadapi UMKM di masa pandemi covid-19 yaitu lemahnya pengelolaan keuangan dan masih bersifat sederhana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengelolaan keuangan yang dilakukan pada UMKM penelitian ini dilakukan di kecamatan kambera pada usaha toko/kios sembako. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penelitian kualitatif tidak menggunakan populasi dan sampel dalam penelitian kualitatif tidak disebut sebagai responden tetapi sebagai pemberi sumber, informasi dan lain-lain. Informan dalam penelitian ini adalah UMKM toko/kios sembako. Teknik analisis data yang dipakai terdiri dari 3 yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan keuangan UMKM toko/kios sembako di tengah COVID-19 indikator perencanaan keuangan sudah diterapkan oleh pelaku usaha. perencanaan usaha dilakukan untuk mengetahui laba usaha, berikutnya indikator pencatatan belum semua diterapkan pelaku usaha seperti tidak semua pelaku usaha membuat buku catatan keuangan. Indikator pelaporan juga tidak dilakukaan oleh pelaku usaha karena keterbatasan pengetahuan dan kebiasaan pelaku usaha yang mengandalkan daya ingat. Indikator terakhir yaitu pengendalian hampir semua sudah dilakukan pelaku usaha seperti memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Pengendalian ini dilakukan agar keuangan usaha tidak dipakai untuk kebutuhan pribadi.
Copyrights © 2023