Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi para pegawai mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak kecurangan (fraud) di sektor pemerintahan. Penelitian ini menggunakan responden penelitian para pegawai yang bekerja di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bantul. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kesesuaian kompensasi, keadilan prosedural, keefektifan pengendalian internal, penegakkan hukum, budaya organisasi dan komitmen organisasi. Penelitian ini menggunakan alat analisis Structural Equation Model (SEM) Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kesesuaian kompensasi dan keadilan prosedural terhadap terjadinya tindak kecurangan (fraud) di sektor pemerintahan. Tidak terdapat pengaruh keefektifan pengendalian internal, penegakkan hukum, budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap terjadinya tindak kecurangan (fraud) di sektor pemerintahan.
Copyrights © 2023