Remaja putri yang telah memasuki masa pubertas akan mengalami menstruasi. Saat menstruasi, organ reproduksi wanita sangat rentan terhadap timbulnya penyakit yang diakibatkan oleh keadaan lembab dari penggunaan pembalut. Menjaga kebersihan pada area kewanitaan ketika menstruasi sangatlah penting agar terhindar dari penyakit maupun infeksi akibat lembab. Agar remaja putri mau melakukan menstrual hygiene diperlukan motivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku menstrual hygiene dikaitkan dengan teori motivasi oleh Abraham Maslow. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah literature review dari beberapa artikel terkait faktor-faktor yang memengaruhi perilaku menstrual hygiene remaja putri dan dikaitkan dengan Maslow’s hierarchy of needs. Berdasarkan beberapa artikel yang ditemukan, faktor yang memengaruhi perilaku menstrual hygiene adalah sikap, ketersediaan sarana, health education, dan interaksi teman sebaya. Kesimpulannya faktor yang memengaruhi berdasarkan teori motivasi menurut Maslow adalah kebutuhan sosial dan aktualisasi diri.
Copyrights © 2023