Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Nilai kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan dari bencana banjir tidaklah sedikit, namun memberikan dampak yang besar. Banjir dirasakan oleh semua usia baik anak-anak, dewasa, ataupun lansia. Beberapa masalah yang dapat timbul akibat banjir diantaranya muncul masalah kesehatan fisik, mental, korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, dan kerugian harta benda. Untuk mengurangi hal tersebut beberapa upaya dapat dilakukan dengan melakukan manajemen bencana. Manajemen bencana yang baik akan tercapai apabila didukung oleh pengetahuan kesiapsiagaan yang cukup. Pengetahuan yang diberikan sejak dini sangat penting karena anak-anak merupakan salah satu kelompok rentan yang paling berisiko terkena dampak bencana yang dipicu oleh faktor keterbatasan pemahaman tentang risiko bencana disekeliling mereka. Salah satu metode edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan adalah make a match. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode make a match terhadap pengetahuan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana banjir. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest and ostest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SDN 89 Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakab purposive sampling dengan jumlah sampel 51 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji analisis data menggunakan uji wilcoxon signed-rank test. Hasil penelitian diperoleh nilai nilai Z -5,320 dengan p-value 0,000 dapat disimpulkan ada pengaruh sebelum dan setelah dilakukan perlakuan dengan metode make a match terhadap pengetahuan kesiapsiagaan banjir. Di harapkan metode make a match dapat dgunakan pada anak sekolah dasar dalam peningkatan pengetahuan.
Copyrights © 2024