Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolik kadar gula darah yang melebihi batas normal. Penyebab terjadinya diabetes mellitus diakibatkan oleh kurangnya pengaturan pola hidup sehat terutama pada pola makan. Tingginya kadar gula darah dalam waktu lama dapat menimbulkan terjadinya penyakit hipertensi akibat kerusakan sel otot halus jantung. Hipertensi merupakan penyakit gangguan kardiovaskula dimana tekanan darah diatas ambang normal. Salah satu upaya perbaikan kondisi pasien diabetes mellitus dan hipertensi dilakukan pemberikan asuhan gizi terstandar dengan diet rendah garam II serta cukup energi, protein, dan lemak. Penelitian dilakukan pada Oktober 2022 di RS X Surabaya dan menggunakan jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan diabetes mellitus selama lima tahun terakhir, leukositosis, limfositopenia, dan AKI (Acute Kidney Injury). Pemberian asuhan gizi terstandar dilakukan selama tiga ahri dengan pemberikan sembilan kali makan serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap nilai biokimia, fisik dan klinis, asupan zat gizi pada pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pasien berangsur membaik ditandai dengan penurunan gula darah dan tekanan darah menuju normal, berkurangnya nyeri perut, tidak terjadinya cegukan, adanya peningkatan nilai biokimia (MCH, leukosit, dan natrium) menuju normal. Akan tetapi, monitoring dan evaluasi asupan makanan dan zat gizi pada pasien masih menunjukkan kurang dari target minimal yang ditetapkan.
Copyrights © 2023