Masih banyak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster dikarenakan kekhawatiran masyarakat akan vaksinasi covid-19 booster. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai vaksinasi booster di Desa Kalasey II Kabupaten Minahasa dan mengetahui hasil crosstab karakteristik responden dengan persepsi menggunakan teori health belief model. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan metode proporsional sampling, instrumen kuesioner, serta analisis data univariat. Responden berusia 18-65 tahun dan minimal sudah mendapatkan vaksinasi dosis primer lengkap. Masyarakat Desa Kalasey II memiliki persepsi kerentanan positif 78%, persepsi keparahan positif 93%, persepsi manfaat positif 51%, persepsi hambatan negatif 64%, isyarat bertindak negatif 59% dan memiliki efikasi diri negatif 56%. Masyarakat Desa Kalasey II paling banyak memiliki persepsi positif pada persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat mengenai vaksinasi booster sedangkan untuk persepsi hambatan, isyarat bertindak, efikasi diri paling banyak memiliki persepsi negatif dan hasil crosstab responden yang sudah melakukan vaksinasi booster cenderung memiliki persepsi positif dibandingkan dengan yang belum melakukan vaksinasi booster.
Copyrights © 2023