Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada balita adalah diare, hingga saat ini penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena sering timbul dalam bentuk Kejadian Luar Biasa (KLB) dan disertai dengan kematian yang tinggi. Faktor ibu berperan sangat penting dalam kejadian diare pada balita karena ibu adalah sosok yang paling dekat dengan balita. Sikap ibu dan pengetahuan tentang penyakit diare berpengaruh pada perilaku ibu dan masalah kesehatan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk melihat tingkat pengetahuan, kejadian diare dan hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang diare dengan kejadaian diare pada balita di Posyandu Kelurahan Tanggulun. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dan dilaksanakan dengan desain Cross Sectional secara non-random sampling dengan purposive sampling. Hasil penelitian pada 206 responden didapatkan 62,1% (128) mempunyai pengetahuan baik mengenai diare, 59,7% (123) tidak mengalami diare, diperoleh p-value 0,006 dengan PRR 1,823. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang diare dengan kejadian diare pada balita, dengan 1,823 kali pengetahuan ibu berisiko mempengaruhi kejadian diare.
Copyrights © 2023