Penyakit kardiovaskular saat ini merupakan penyebab utama kematian di dunia. Di Indonesia sendiri, hipertensi turut berperan ke dalam 10 besar penyebab kematian yang sering didapatkan di masyarakat. Hipertensi merupakan kondisi dimana gaya yang dihasilkan oleh aliran darah lebih tinggi daripada tahanan pembuluh darah. Hipertensi dapat berujung kepada berbagai macam komplikasi seperti penyakit jantung koroner (PJK), ensefalopati hipertensi, infark miokard dan atrial fibrilasi. Keberhasilan terapi penderita hipertensi bergantung dengan kepatuhan dalam rutinitas meminum obat antihipertensi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui profil faktor-faktor risiko yang dapat mencetus terjadinya hipertensi beserta tingkat kepatuhan minum obat yang dimiliki pasien-pasien hipertensi di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat dengan jumlah total responden sebesar 74 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan dengan beberapa metode yaitu dengan mengukur berat badan, tinggi badan dan tekanan darah secara langsung serta wawancara menggunakan media kuesioner antar responden dengan peneliti dan pada penilaian kepatuhan minum obat dinilai menggukan kuesioner Morisky Medical Adherence Scale (MMAS). Adapun faktor-faktor risiko yang diteliti pada penelitian ini adalah usia, riwayat pendidikan terakhir, status pekerjaan, status pernikahan, jumlah pendapatan per bulan, status gizi yang didapatkan dari pengukuran berat badan dan tinggi badan, tekanan darah, riwayat hipertensi keluarga, riwayat konsumsi alkohol, riwayat konsumsi rokok, jumlah takaran konsumsi garam, serta kebiasaan dalam meminum obat antihipertensi.
Copyrights © 2023