Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023

GAMBARAN HISTOPATOLOGI DAN UJI EFEKTIVITAS BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L) PADA GINJAL TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Irza Haicha Pratama (Falkutas Kedokteran, Kedokteran Gigi Ilmu Kesehatan, Universitas Prima Indonesia, Medan Sumatera Utara, Indonesia)
Syahdina Saufa Yardha Chaniago (Falkutas Kedokteran, Kedokteran Gigi Ilmu Kesehatan, Universitas Prima Indonesia, Medan Sumatera Utara, Indonesia)
Ica Yulianti Pulungan (Falkutas Kedokteran, Kedokteran Gigi Ilmu Kesehatan, Universitas Prima Indonesia, Medan Sumatera Utara, Indonesia)
Angelika Sio Siagian (Falkutas Kedokteran, Kedokteran Gigi Ilmu Kesehatan, Universitas Prima Indonesia, Medan Sumatera Utara, Indonesia)
Laura Novi Silalahi (Falkutas Kedokteran, Kedokteran Gigi Ilmu Kesehatan, Universitas Prima Indonesia, Medan Sumatera Utara, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2023

Abstract

Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolisme glukosa yang disebabkan oleh gangguan fungsi dalam tubuh. Tubuh seorang individu dengan diabetes tidak menghasilkan cukup insulin, yang menyebabkan kelebihan glukosa dalam darah. Komplikasi mikrovaskular yang paling umum adalah nefropati diabetik. Ketumbar secara tradisional digunakan sebagai stimulan, karminatif, antikonvulsan, diuretik dan antirematik, antiemetik dan berpotensi sebagai antioksidan. Sehingga peneliti tertarik untuk mengeksplorasi efektivitas dari nanopartikel biji ketumbar (Coriandrum sativum L.) terhadap komplikasi diabetes melitus pada tikus jantan sebagai hewan coba yang diinduksi aloksan, terutama terhadap mikrovaskularisasi ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan memakai metode Post Test Only Control Group Design yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan. Pada penelitian ini, nanopartiekl biji ketumbar diperoleh melalui proses sonifikasi. Hasil Penelitian ini secara jelas dapat dilihat bahwa Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada total score EGTI jaringan ginjal tikus pada seluruh kelompok perlakuan (Nilai P: 0.125). Pada korteks ginjal mayoritas glomerulus pada korteks ginjal mengalami kerusakan mulai dari penebalan kapsul bowman hingga fibrosis glomerulus. Sedangkan, pada medulla ginjal dapat dilihat berbagai derajat kerusakan tubulus ginjal mulai dari hilangnya brush border pada tubulus proksimal ginjal di korteks ginjal, hingga nekrosis pada tubulus dengan luas yang beragam. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa nanopartikel biji ketumbar memiliki efek proteksi terhadap kerusakan ginjal akibat diabetes.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...