Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi

Diagnosis Klinis Morbus Hansen Tipe Mid Borderline (BB) dengan Gambaran Histopatologis Morbus Hansen Tipe Borderline Tuberculoid (BT)

Reza Mayasari (Bagian/ Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/ RSUP Dr. Moh Hoesin Palembang)
Rusmawardiana (Bagian/ Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/ RSUP Dr. Moh Hoesin Palembang)
Fifa Argentina (Bagian/ Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/ RSUP Dr. Moh Hoesin Palembang)
Ika Sartika (Bagian/ Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/ RSUP Dr. Moh Hoesin Palembang)
Suly Auline Rusminan (Bagian/ Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/ RSUP Dr. Moh Hoesin Palembang)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2019

Abstract

Morbus Hansen (MH) merupakan salah satu penyakit tropis yang terabaikan dan membutuhkan perhatian khusus. Morbus Hansen memiliki berbagai gambaran klinis, mikrobiologis,dan histopatologis. Ketidaksesuaian antara gambaran klinis dan histopatologis menyebabkan kesulitan diagnosis tipe MH. Hal ini berdampak pada pemilihan obat MH yang mempengaruhi transmisi penyakit, relaps, kecacatan, dan deformitas. Dilaporkan kasusseorang laki-laki, 55 tahun dengan bercak merah meninggi di wajah, badan, kedua lengan dan tungkai yang bertambah banyak sejak 1 pekan lalu. Pada pemeriksaan saraf perifer ditemukan pembesaran nervus aurikularis magnus sinistra, penurunan fungsi sensorik digiti III, IV,V palmar manus sinistra, plantar pedis bilateral, dan penurunan fungsi motoriknervus medianus dekstra et sinistra dan nervus peroneus komunis sinistra. Pemeriksaan BTA mikroskopis ditemukan indeks bakteri (IB) +1 dan indeks morfologi (IM) 82%. Pemeriksaan histopatologis kesan MH tipe BT. Pasien mendapat terapi MDT MB dan mengalami perbaikan klinis. Diagnosis tipe MH yang ideal tidak dapat ditentukan hanya dengan gambaran klinis saja atau histopatologis saja. Korelasi gambaran klinis dan histopatologis disertai indeks bakteriologis lebih berguna untuk menentukan tipe MH secara lebih tepat dibandingkan hanya mempertimbangkan salah satu parameter saja. Jika ditemukan perbedaan antara gambaran klinis dan histopatologis, maka pasien diterapi berdasarkan tipe MH yang lebih berat, yaitu ke arah kutub lepromatosa untuk mencegah pengobatan tidak adekuat.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jkk

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and ...