Berdasarkan teori Eficiency Market Hypothesis (EMH) terbentuknya harga saham merupakan refleksi dari keseluruhan informasi baik dari dalam perusahaan maupun informasi dari luar. Besarnya dampak faktor eksternal seperti ekonomi makro dan imbal hasil dalam mempengaruhi harga saham merupakan perhatian serius para investor dalam melakukan investasi. Perkembangan progresif perbankan syariah di Indonesia mampu menarik minat investor sehingga menjadikan saham perbankan syariah menjadi salah satu saham yang cukup diminati di pasar saham. Penelitian ini mencoba menggali secara empiris hubungan antara faktor ekonomi makro dan imbal hasil deposito bank syariah terhadap harga saham sektor perbankan khususnya bank syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indoensia. Setelah dilakukan pengujian dengan fixed effect model (FEM), hasil penelitian menyimpulkan bahwa suku bunga berpengaruh negatif sedangkan tingkat imbal hasil deposito bank syariah berpengaruh positif terhadap harga saham bank syariah, sedangkan nilai tukar dan inflasi tidak memiliki pengaruh secara statistik terhadap harga saham bank syariah
Copyrights © 2023