Permasalahan Kepemimpinan di Indonesia masih menjadi masalah yang klasik karena sangat mempengaruhi kehidupan dalam organisasi perusahaan. Faktor utama dalam keberhasilan suatu perusahaan ditentukan oleh kepemimpinan, namun dalam menjalankannya bukanlah suatu hal yang mudah karena banyak hambatan dan rintangan yang salah satunya berupa kinerja karyawan yang rendah. Untuk mewujudkan keberhasilan perusahaan, pemimpin harus menerapkan gaya kepemimpinan yang tepat dan mampu mengelola stres kerja yang dialami oleh karyawan menjadi nilai positif untuk meningkatkan kinerjanya. Kinerja dapat diartikan sebagai hasil suatu proses pekerjaan dengan waktu dan tempat yang terencana di dalam organisasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh gaya kepemimpinan dan stres kerja terhadap kinerja karyawan RSU Queen Latifa Yogyakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian ini adalah karyawan tetap maupun kontrak pada bagian front office RSU Queen Latifa Yogyakarta. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda, Uji T (Parsial), Uji F (Uji Signifikansi Simultan), Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, sedangkan Stres Kerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan. Hasil uji F test memperoleh nilai F hitung 4,609 dengan nilai sig sebesar 0,017 yang berarti variabel bebas berpengaruh secara simultan walaupun tidak signifikan. Nilai R Square sebesar 0,224 yang berarti bahwa Kinerja Karyawan dipengaruhi oleh Gaya Kepemimpinan dan Stres Kerja sebesar 22,4 %, sedangkan sisanya 77,6 % dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2020