Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena penyalahgunaan minuman keras pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori Tindakan sosial oleh Max Weber. Pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara mendalam dengan beberapa remaja dan orang tua serta pengamatan langsung di lingkungan sekitar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyalahgunaan minuman keras telah merasuk ke dalam lingkungan anak remaja di Kampung Bulak Amah. Faktor-faktor seperti lingkungan keluarga, lingkungan dan teman sebaya, faktor psikologis, serta faktor eksternal seperti norma sosial dan nilai budaya memiliki peran signifikan dalam mempengaruhi keputusan remaja dalam menyalahgunakan minuman keras. Dampak dari penyalahgunaan ini mencakup kesehatan fisik dan mental, prestasi akademik, resiko kecelakaan, potensi ketergantungan, serta risiko perilaku berisiko lainnya. Upaya pencegahan dan intervensi melibatkan edukasi, pengawasan keluarga, pengembangan keterampilan adaptif, peran sekolah dan guru, serta penggunaan teknologi dan media sosial
Copyrights © 2023