Debit sungai dan sedimen sangat mempengaruhi perubahan morfologi sungai. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan terhadap perubahan morfologi sungai. Penelitian ini berlokasi di Sungai Kabuyutan, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Analisis yang dilakukan menggunakan Hec Raspada Cross Section KM 0+000. Untuk mengetahui sejauh mana perubahan tersebut, maka Perubahan yang akan ditinjau terbatas pada perubahan morfologi sungai akibat faktor hidrologi dan hidrolik. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa hubungan antara angkutan sedimen dan debit bersifat searah. Dimana total sedimen tersuspensi dan sedimen dasar di Sungai Kabuyutan sebanyak 6.148.933 ton per hari. Dengan Q2, Q5, Q10, Q25, Q50, dan Q100 dengan kondisi air Sungai Kabuyutan melimpas melewati tanggul tertinggi, terdapat 18 STA yang mengalami limpasan. Dengan kondisi tersebut maka perlu dilakukan perbaikan sarana dan prasarana yang ada dengan melakukan pengerukan sedimen untuk menjaga bentuk sungai dan menghindari limpasan yang menyebabkan banjir pada pemukiman di sekitar sungai serta di perlukan peningkatan Bio Enginering pada beberapa stasiun.
Copyrights © 2023