Dalam dunia serba modern hari ini, uang tidak hanya dianggap sebagai sebuah kebutuhan tapi juga dewa. Apapun bisa dilakukan dengan uang. Bahkan orang rela melakukan apapun demi uang. Dalam artikel ini penulis mensarikan dari buku Samir alamad tentang sejarah uang dan konsep uang menurut konvensional dan Islam, dimana keduanya memiliki sudut pandang yang berbeda. Konvensional memandang bahwa uang tidak hanya sebagai alat transaksi tapi juga bisa diperdagangkan, uang merupakan komoditas, sedangkan Islam memandang uang hanyalah alat transaksi, bukan sebagai komoditas. Berbagai macam sudut pandang tentang uang memwa perbedaan dalam perlakuan seseorang pada uang. Tentu saja perbedaan ini dipengaruhi oleh keyakinan dan keimanan seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yaitu pendekatan yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah.
Copyrights © 2021