Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis personal branding Anies Baswedan, calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024, melalui akun Instagramnya. Kampanye politik saat ini tidak hanya bergantung pada pertemuan tatap muka, tetapi juga memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram. Dalam penelitian ini, akun Instagram Anies akan dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori personal branding Peter Montoya yang terdiri dari delapan konsep utama. Konsep-konsep ini dianggap sebagai strategi untuk menciptakan citra positif di mata masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa akun Instagram Anies Baswedan menerapkan konsep utama personal branding dengan baik. Dalam unggahannya, terdapat konsistensi dan kejelasan dalam menyampaikan pesan. Anies Baswedan menunjukkan kesiapannya dalam membangun citra yang baik melalui penerapan konsep-konsep personal branding. Penggunaan Instagram sebagai alat untuk mengkomunikasikan pesan-pesan tersebut dapat dianggap sebagai strategi yang efektif, mengingat tingginya penggunaan media sosial dalam ranah politik modern. Personal branding Anies Baswedan di Instagram tidak hanya sekedar upaya untuk menciptakan citra positif, tetapi juga merupakan strategi yang dapat mendukung perolehan dukungan pemilih pada Pemilu 2024. Pendekatan ini mencerminkan transformasi kampanye politik ke era digital, di mana kehadiran dan citra kandidat dapat dipengaruhi secara signifikan oleh media sosial.
Copyrights © 2024