BERING: Jurnal Imiah Besemah Engineering
Vol. 10 No. 1 Maret (2022): BERING: Jurnal Imiah Besemah Engineering

PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN LOKASI KUMUH PERKOTAAN DI KOTA PAGAR ALAM

Didi Ardiansyah (Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Pagar Alam)



Article Info

Publish Date
08 Jan 2024

Abstract

Kawasan Kumuh di Kota Pagar Alam seluas 63,58 hektar, Daerah yang kumuh seperti rumah atau keadaan hunian masyarakat di daerah itu tidak layak atau tidak sesuai dari standar yang diberlakukan yaitu standar kebutuhan prasarana dan sarana, persyaratan rumah sehat, ruang terbuka, kepadatan bangunan, kelengkapan fasilitas sosial dan lainnya. Metode penelitian ini ialah penelitian deskriptif kuantitatif yang menguraikan data-data tentang level kekumuhan dengan analisis skoring untuk hal non fisik dan fisik. Metode pengumpulan data ialah survei, wawancara dan kuisioner tentang rencana peningkatan kualitas lingkungan permukiman kumuh kualitas permukiman. Cara Mengidentifikasi level kekumuhan dengan melakukan pemberian nilai pada kriteria-kriteria indikator kekumuhan sesuai dengan skala penilaian yang bisa memberi pengaruh pada daerah permukiman kumuh di Kota Pagar Alam. Selanjutnya melakukan analisis tentang klasifikasi level daerah kumuh di Kota Pagar Alam. Hasil yang diperoleh dari penelitian ialah karakteristik permukiman kumuh Kota Pagar Alam dapat dilihat dari kelurahan masing-masing yang terindikasi kumuh diantaranya Kelurahan Sidorejo, Tebat Giri Indah, Beringin Jaya, Tumbak Ulas, Besemah Serasan, Bangun Jaya, Pagar Alam, Sukorejo, dan Nendagung. Daerah kumuh dapat diidentifikasi sesuai dengan keadaan bangunan, pelayangan dan pengelolaan air minum, keadaan jalan, pengelolahan air limbah, keadaan drainase dilingkungan, keadaan persampahan dilingkungan, kesiagaan kebakaran, legalitas lahan dan pertimbangan lain, maka diperoleh level kekumuhan kategori berat ialah Kelurahan Tumbak Ulas dan Besemah Serasan, sedangkan daerah yang dikatakan dalam kategori kumuh sedang ialah Kelurahan Sukorejo, Sidorejo dan Tebat Giri Indah. Secara keseluruhan tingginya kepadatan penduduk, kurangnya pengelolaan air minum, keadaan sanitasi yang kurang baik, keadaan persampahan merupakan salah satu karakteristik daerah kumuh dikawasan itu. Prioritas penanganan untuk Kawasan yang termasuk kategori kumuh sedang yaitu peremajaan, sedangkan kategori kumuh tingkat berat yaitu peremajaan dan pemugaran.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

berings

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

The scope of the journal BERINGS includes: Civil Engineering research including hydrology, Structure, Construction, Material Technology, Geometric, Transportation, and also in the field of planning such as Regions and cities development and planning, Urban Design, Community Development, ...