Ada suatu latar belakang di industri Plumbing-Fitting dari PT. Surya Toto indonesia Tbk yang diambil selama periode 3 tahun yaitu 2017 – 2019. Dari data yang terkumpul ternyata pada setiap tahunnya ada terjadi permasalahan yang selalu berulang terlihat dengan arus proses dan efektifitas rantai suplai dari fungsi Departemen PPIC, QC Incoming, QC Customer (Vendor) dan Warehouse Incoming yang mana permasalahan tersebut selalu saja ada pada tahun-tahun tersebut. Peneliti mencoba mendekati masalah tersbut dengan pendekatan yang menggunakan tools atau alat secara berurutan yang antara lain yaitu: Business Process Improvement, Nominal Group Technique, Diagram Pareto, Diagram Fishbone, Analisis Hirarki Proses, Long Term Relationship, yang mana pada gilirannya solusi dari alat manajemen tersebut akan dapat diaplikasikan pada sistem SAP. Keberhasilan pendekatan arus proses dan manajemen rantai suplai yang dilakukan disini akan mempengaruhi efektifitas fungsi pengadaan dengan terjadinya perbaikan pada konsep 4 tepat yaitu tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat mutu dengan demikian maka, 4 permasalahan yang selalu berulang terjadi pada periode 2017 -2019 itu akan menjadi menurun dan berpotensi hilang. Adapun perbaikan arus proses dapat dilakukan dengan penambahan Field pada sistem SAP dan hal tersebut sangat bermanfaat bagi Departemen PPIC dan Marketing, sementara untuk perbaikan atas 3 klaim dari Departemen QC Incoming, QC Customer (Vendor) dan Warehouse Incoming dengan membuat T-Code Detail Claim Information yang nantinya pada claim requestion akan muncul menjadi Summary Compalin Report pada sistem SAP sehingga menggantikan proses kerja dengan software manual. Selanjutnya hubungan fungsi Procurement dengan 4 masalah tersebut diatas bahwa hubungannya dapat ditingkatkan dengan memperbaiki masalah cancel schedule finish goods dan menurunkan 3 klaim lainnya
Copyrights © 2021