Informasi geologi bawah permukaan memegang peranan yang penting dalam berbagai aspek kehidupan dasar manusia baik yang menyangkut sumber daya alam, daya dukung dan lingkungan serta kebencanaan. Penerapan kombinasi metode mikrotremor single station dan mikrotremor array telah dilakukan untuk memodelkan kondisi bawah permukaan dangkal di wilayah Kota Mataram. Pengukuran mikrotremor single station dimaksudkan untuk memperoleh nilai frekuensi resonan tanah, adapun mikrotremor array digunakan untuk sounding kecepatan gelombang geser secara 1D. Hasil pemodelan menunjukkan ada dua lapis litologi dengan lapisan permukaan adalah endapan aluvium, sedangkan lapisan di bawahnya kemungkinan merupakan batuan sedimen yang lebih tua. Konfigurasi cekungan menunjukkan adanya tinggian di bagian timur yang membentuk pola kelurusan berarah barat daya - timur laut, sedangkan pada bagian barat menunjukkan pola cekungan-cekungan yang relatif dalam. Kata kunci : mikrotremor single station, mikrotremor array, konfigurasi cekungan, frekuensi resonan, kecepatan gelombang geser.
Copyrights © 2016