Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kontribusi konkret perempuan dalam politik Islam dan mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Dengan menggunakan studi kepustakaan dan analisis deskriptif-analitik, penelitian ini mengeksplorasi sejarah partisipasi perempuan dalam konteks politik Islam, dari masa klasik hingga era modern, serta mengamati dinamika perubahan peran dan kontribusi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan telah berperan penting dalam politik Islam sejak awal, dengan tokoh-tokoh seperti Khadijah dan Aisyah. Di era modern, perempuan di negara-negara seperti Indonesia telah mencapai posisi politik tinggi, menunjukkan pengaruh budaya, agama, dan internasional dalam pendekatan gender yang inklusif. Selain itu, studi ini memaparkan bagaimana teknologi dan media sosial telah meningkatkan visibilitas dan pengaruh perempuan dalam politik Islam. Meskipun kuota gender telah menjadi alat penting untuk memajukan kesetaraan gender, implementasinya masih menghadapi tantangan dan kritik seperti diskriminasi gender dan resistensi terhadap perubahan peran gender masih berlangsung. Penelitian ini menegaskan pentingnya hukum yang mendukung, perubahan norma sosial, dan kebijakan yang inklusif untuk memperkuat peran serta perempuan dalam politik Islam. Secara menyeluruh, peran perempuan dalam politik Islam merupakan fenomena yang dinamis dan kompleks, yang telah berkembang dari waktu ke waktu dan memerlukan upaya berkelanjutan untuk mengatasi hambatan dalam partisipasi politik mereka.
Copyrights © 2023