Ilmu Gizi Indonesia
Vol 7, No 2 (2024): Februari

Hubungan asupan gizi dan konsumsi pangan inhibitor zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 6 Tambun Selatan

Amalia Khoirunnisa Putriwati (Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka)
Desiani Rizki Purwaningtyas (Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka)
Iswahyudi Iswahyudi (Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2024

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri sangat rentan terhadap anemia karena kekurangan mineral yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. Kajian terkait konsumsi pangan inhibitor penting dilakukan sebagai gambaran risiko kejadian anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi anemia pada remaja putri di SMAN 6 Tambun Selatan sehubungan dengan asupan protein, vitamin C, dan zat besi (Fe), serta konsumsi makanan inhibitor Fe. Metode: Quota sampling digunakan dalam penelitian kuantitatif ini dengan menggunakan desain cross-sectional. Selama penelitian ini, 155 siswi SMA dijadikan sebagai subjek. Easy Touch GCHb digunakan untuk menguji kadar hemoglobin oleh staf medis. Konsumsi makanan inhibitor zat besi diperiksa menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sementara asupan protein, vitamin C, dan Fe diukur menggunakan recall 3x24 jam. Analisis data menggunakan uji Chi-Square (x²). Hasil: Uji statistik menunjukkan bahwa asupan protein (p=0,042), asupan vitamin C (p=0,043), asupan Fe (p=0,037), frekuensi konsumsi pangan inhibitor Fe yang tidak berdekatan waktu makan (p=0,016), asupan kafein (p=0,040), dan asupan tanin (p=0,046) secara signifikan berhubungan dengan kejadian anemia. Kesimpulan: Anemia dapat terjadi akibat kekurangan Fe, protein, dan vitamin C; seringnya konsumsi faktor inhibitor besi walaupun tidak mendekati waktu makan; serta tingginya asupan kafein dan tanin.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

ilgi2017

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Ilmu Gizi Indonesia merupakan jurnal yang dikelola oleh Universitas Respati Yogyakarta. Jurnal ini menerima naskah ilmiah di bidang gizi. Jurnal ini fokus pada bidang gizi klinik, gizi masyarakat, food science, food service, dan gizi olahraga. Ilmu Gizi Indonesia terbit dua kali dalam setahun, yaitu ...