Saintifika Islamica: Jurnal Kajian Keislaman
Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014

PESANTREN SEBAGAI INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM: Pesantren Akomodatif dan Alternatif

Muhajir Muhajir (Institut Agama Islam Negeri “SMH” Banten)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2017

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan asli Indonesia yang dinamis dalam merespon perkembangan zaman. Keunikan lembaga pendidikan pesantren berbeda dengan sistem madrasah dan sekolah umum yang telah terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional. Perkembangan pesantren ke arah lembaga pendidikan Islam modern perlu diwujidkan dengan terobosan-terobosan baru dengan cara pertama, membuat kurikulum terpadu, gradual, sistematik, egaliter yang bersifat bersifat buttom up (tidak top down). Kedua, melengkapi sarana penunjuang proses pembelajaran, seperti perpustakaan buku-buku klasik dan kontemporer; majalah, sarana berorganisasi, sarana olah raga, internet. Ketiga, memberikan kebebasan kepada santri yang ingin mengembangkan talenta mereka masing-masing, baik yang berkenaan dengan pemikiran, ilmu pengetahuan, teknologi, maupun kewirausahaan. Keempat, menyediakan wahana aktualisasi diri di tengah-tengah masyarakat. Beberapa terobosan tersebut memungkinkan sekali pesantren akan tumbuh berkembang mengatasi problem pendidikan masa depan dengan dua keunggulan sekaligus –karena mengakomodasi pendidikan formal seperti madrasah dan sekolah umum– yaitu keunggulan spiritual keagamaan, yang merupakan misi pokok pesantren dan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena memasukkan pendidikan formal di pesantren.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

saintifikaislamica

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

FOCUS : Religious Studies and Islamic Education SCOPE : Development of Democracy and Moderation of Islam in Indonesia Globalization and Contemporary Religious Social Phenomena Islamic spirituality, religious values, and local wisdom issues Islamic Education Evaluation, Policy and Curriculum Islam, ...