Latar belakang :kecemasan remaja saat menarche merupakan masalah kesehatan reproduksitersendiri bagi remaja. Remaja putri rentang usia 10-16 tahun akan mengalami menarche (haidpertama). Hal ini akan menimbulkan ketegangan fisik, cemas dalam hal yang buruk akan terjadiketika menarche.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan tingkatkecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SDN Bojong 1Kabupaten Tangerang Tahun 2019.Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatancross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 responden dengan tehnik yangdigunakan untuk pengambilan data adalah total sampling dengan membagikan lembar kuesioneryang telah valid dan reliabel. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan ChiSquaredanCorrelation. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-Square dan menghasilkan nilai p value = (0,001 < 0,05)maka dinyatakan ada hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kecemasan remaja putri dalammenghadapi menarche. Kesimpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian ada hubungan yang signifikan antara polaasuh orang tua dengan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche pada siswikelas V dan VI di SDN Bojong 1 Kabupaten Tangerang. Disarankan remaja putri lebih terbukaterhadap masalah kepada ibunya agar dapat informasi dan pengetahuan yang tepat.
Copyrights © 2020