Dalam Konsep Bangunan Hijau (Green Building) terdapat beberapa teknologi sehingga bangunan dapat dikatakan bangunan berkelanjutan, Salah satunya dengan cara menerapkan konsep bangunan hijau dengan memanen hujan dari atap bangunan . kampus 4 Upgris yang terdapat di lingkungan kota semarang berada di lingkungan tropis dengan curah hujan tinggi berpotensi untuk menjadi daerah yang mengoptimalkan sumberdaya yang ada dan berwawasan lingkungan. Penelitian kali ini bertujuan menghitung banyaknya air hujan yang dapat dipanen melalui atap bangunan di kampus 4 Universitas PGRI Semarang. Dengan menggunakan data luas atap bangunan , data curah hujan bulanan rata-rata selama periode 10 tahun terakhir, , sehingga di dapatkan data jumlah air hujan yang dapat dipanen. Dengan menggunakan acuan dari Petunjuk Teknis Tata Cara Survei dan Pengkajian Kebutuhan dan Pelayanan Air Minum serta Petunjuk Teknis Tata Cara Penyusunan Rencana Induk Air Bersih Perkotaan dari direktorat jenderal Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum dan Tata cara perencanaan system plambing untuk melihat perhitungan persentase air yg dapat dipanen bias untuk memenuhi kebutuhan air bersih pemakaian di Gedung A kampus 4 Upgris. Hasil analisis yang dilakukan pada penelitian, Potensi air yang dapat dipanen melalui atap bangunan di kampus 4 Universitas PGRI Semarang adalah sebesar 3116.8 m3 setiap tahun atau sebesar 12.1 % dari kebutuhan rata-rata tahunan. Dimana, air hujan yang dapat dipanen presentase terbesar terdapat pada bulan Januari (23.3%) dan persentase terkecil pada bulan Agustus (3.7%)
Copyrights © 2020