Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) alokasi penggunaan tenaga kerja pada usahatani pola diversifikasi, (2) perbedaan pendapatan antar usahatani pola diversifikasi (3) optimalisasi penggunaan tenaga kerja pola diversifikasi, dan (4) pengaruh jumlah tenaga kerja terhadap produksi. Penelitian ini dilakukan di Desa Bintang Mariah Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang mengusahakan kopi arabika-jagung dan kopi arabika-cabai merah. Jumlah sampel pada penelitian ini ditentukan secara purposive sebanyak 30 orang petani: yaitu 15 petani diversifikasi kopi arabika-jagung dan 15 petani diversifikasi kopi arabika-cabai merah. Penentuan sampel dilakukan dengan metode bola salju (snowball sampling). Penggunaan tenaga kerja yang berasal dari dalam keluarga dan luar keluarga berbeda nyata pada usahatani pola diversifikasi. Pendapatan usahatani diversifikasi kopi arabika-jagung berbeda nyata dengan diversifikasi kopi arabika-cabai merah. Tingkat optimasi penggunaan tenaga kerja pola diversifikasi lebih besar dari 1, artinya penggunaan tenaga kerja kurang optimal. Jumlah tenaga kerja pada usahatani diversifikasi kopi arabika-jagung tidak berpengaruh nyata terhadap produksi, sementara jumlah tenaga kerja pada usahatani diversifikasi kopi arabika-cabai merah, berpengaruh nyata terhadap produksi.
Copyrights © 2020