Penelitian mangga dodor ini bertujuan menemukan calon pohon induk berdasarkan uji viabilitas dan vigor hasil karakterisasi morfologi dan anatomi di Desa Oloboju dan Desa Funta. Perkecambahan benih dilakukan di Laboratorium Teknologi Benih Universitas Tadulako, sedangkan penanaman benih dilakukan di Balai Benih Induk Hortikultura Sidera Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada tahap pesemaian dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada tahap pembibitan dengan satu faktor yaitu sumber benih. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa benih yang berasal dari Desa Oloboju 4 memiliki viabilitas benih yang lebih baik, diindikasikan melalui variabel kadar air paling rendah (38,04 %), daya berkecambah yang tinggi (80,00 %), dan kecepatan berkecambah lebih cepat (9,60 hari), pertambahan diameter batang (8 MST 1,79 mm), luas segitiga stamina (8 MST 743,13 cm2) dan indeks vigor hipotetik (4,97). Calon pohon induk mangga Desa Oloboju 4 merupakan calon pohon induk yang memiliki viabilitas lebih tinggi dibandingkan calon pohon induk Desa Oloboju 15, Desa Oloboju 8, Desa Funta 1, dan Desa Funta 10, sehingga berdasarkan kriteria tersebut maka dapat dijadikan sebagai benih yang bermutu.
Copyrights © 2019