Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh penggunaan input produksi luas lahan, benih, pupuk (phonska, mutiara dan urea) dan tenaga kerja terhadap produksi cabai rawit di UPT Bulupountu Jaya. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang mengusahakan cabai rawit, di UPT Bulupountu Jaya terdapat 43 petani cabai rawit. Penentuan responden pada penelitian ini dilakukan dengan metode sensus yaitu dengan mewawancarai keseluruhan petani cabai rawit di UPT Bulupountu Jaya. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linier berganda dan fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas lahan (X1), benih (X2), pupuk (X3) dan tenaga kerja (X4) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh sangat nyata terhadap produksi atau variabel (Y), secara parsial masing-masing variabel (luas lahan, benih, pupuk dan tenaga kerja) berpengaruh sangat nyata terhadap produksi cabai rawit di UPT Bulupountu UPT. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,720 menunjukkan bahwa variasi (naik turunnya) produksi cabai rawit (Y) di UPT Bulupountu Jaya dapat diterangkan oleh variabel bebas (X) sebesar 72%, sedangkan 28% disebabkanoleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model misalnya faktor iklim dan lain-lain.
Copyrights © 2020