Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sebagai fungisida alami dalam megendalikan penyakit antraknosa yang disebabkan jamur Colletotrichum capsici pada buah cabai serta untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L) yang terbaik untuk menghambat pertumbuhan C. capsici. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu factorial yang terdiri dari 6 perlakuan 3 kali ulangan. Konsentrasi yang digunakan yaitu 0%; 0,1%; 0,2; 0,3%; 0,4% dan 0,5% sehingga total perlakuan sebanyak 18 unit perlakun. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun kirinyuh pada konsentrasi 0,5% menunjukkan daya hambat yang lebih baik dalam mengendalikan penyakit antraknosa pada buah cabai secara in-vitro.
Copyrights © 2020