Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai tambah buah pisang setelah diolah menjadi keripik pisang pada Industri Raja Bawang di Kota Palu. Penentuan responden dilakukan secara purposive. Dalam melakukan proses produksi keripik Pisang dilakukan oleh dua orang karyawan. Analisis yang digunakan adalah analisis metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total penerimaan di Industri Raja Bawang adalah Rp. 3.000.000, adapun biaya tetap nya adalah sebesar Rp. 876.484 , sedangkan biaya variabelnya sebesar Rp. 803.250.sehingga total biaya dalam satu bulan produksi sebesar Rp. 1.679.484. Jadi total pendapatan yang di terima oleh Industri Raja Bawang adalah Rp. Rp. 1.320.266 dalam satu kali produksi. Jika dihitung menggunakan metode hayami nilai tambah yang dihasilkan industri Raja Bawang dalam satu kali produksi adalah sebesar Rp. 21.950/kg.
Copyrights © 2022