Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanaman refugia terhadap keanekaragaman serangga penyerbuk pada tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Penelitian menggunakan dua spesies tumbuhan bunga yang berbeda sebagai tumbuhan suaka: kenikir (Cosmos caudatus), marigold (Tagetes sp.), kenikir dan marigold, dan tanpa refugia. Koleksi serangga dilakukan dengan menggunakan jaring ayun atau Sweep Net. Dari hasil penelitian menunjukkan pada pertanaman padi sawah ditemukan serangga penyerbuk dari ordo Hymenoptera, Diptera, dan Lepidoptera dan didominasi oleh Ordo Hymenoptera baik dari segi jumlah spesies maupun jumlah individu. Ditemukan perbedaan jumlah spesies dan jumlah individu serangga penyerbuk pada setiap perlakuan tanaman refugia. Jenis serangga penyerbuk paling banyak ditemukan adalah pada perlakuan kenikir (16 spesies), dibandingkan dengan perlakuan marigold (13 spesies), campuran kenikir dan marigold (13 spesies), dan tanpa refugia (2 spesies). Indeks keanekaragaman serangga penyerbuk dalam kategori sedang ditemukan pada tanaman padi yang menggunakan tanaman refugia baik kenikir (H’= 2.11), marigold (H’=2.04), maupun kombinasi keduanya (H’=1.85). Sedangkan indeks keanekaragaman rendah diperoleh pada perlakuan kontrol atau tanpa refugia (H'=0,59). Hasil penelitian menunjukkan tanaman refugia meningkatkan keranekaragaman serangga penyerbuk di tanaman padi sawah.
Copyrights © 2023