Evaluasi kesesuaian lahan merupakan proses penting dalam ilmu pertanian dan lingkungan, yang meliputi penilaian dan interpretasi berbagai karakteristik lahan untuk pemanfaatan yang optimal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memastikan tingkat kesesuaian lahan untuk budidaya ubi jalar (Ipomoea batatas) di Desa Makmur, yang terletak di Kabupaten Palolo, Sulawesi Tengah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan sistematis, menggambarkan lima unit penggunaan lahan (UL) yang berbeda melalui superimposisi peta penggunaan lahan, topografi, dan tanah. Evaluasi kesesuaian lahan untuk UL ini dilakukan menurut Pedoman Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian (2011). Analisis data evaluasi lahan mengungkapkan bahwa tiga dari lima LU secara potensial diklasifikasikan sebagai cukup sesuai untuk budidaya ubi jalar. Faktor pembatas utama yang diidentifikasi dalam unit-unit ini adalah karakteristik media perakaran, ketersediaan hara, dan kerentanan terhadap erosi. Sebaliknya, dua UL yang tersisa dikategorikan sebagai tidak sesuai saat ini (N1) atau tidak sesuai (N2), dengan bahaya erosi muncul sebagai kendala utama. Temuan studi ini memberikan wawasan berharga tentang potensi pertanian Desa Makmur, menawarkan dasar ilmiah untuk pengambilan keputusan yang tepat dalam perencanaan penggunaan lahan dan strategi pengelolaan tanaman berkelanjutan.
Copyrights © 2024