Andaliman rempah endemik dari Sumatera Utara merupakan bumbu masakan wajib dalam setiap makanan tradisional suku Batak. Rempah ini dikenal selain kekhasan aroma sitrusi dan sensasi trigeminal yang menyebabkan lidah terasa kebas, juga kemampuan fisiologis aktifnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Studi terhadap potensi andaliman sebagai rempah fungsional menunjukkan keunggulan dibandingkan kerabat satu genus Zanthoxylum. Peningkatan nilai ekonomi terlihat dengan semakin meluasnya pangsa pasar andaliman yang tidak lagi hanya dinikmati oleh penduduk Sumatera Utara. Permasalahan produksi andaliman yang masih belum stabil sehingga ketersediannya yang fluktuatif sepanjang tahun, ditambah karakteristik perikarp buah andaliman yang mudah busuk perlu mendapat perhatian. Teknologi pasca panen tepat sasaran diperlukan untuk mempertahankan kualitas andaliman dari hulu hingga ke hilir. Pendekatan ilmiah yang komprehesif diyakini akan membawa andaliman menjadi kandidat komoditas lokal yang berdaya saing global dalam meraih peluang pasar pangan fungsional yang semakin berkembang pesat dewasa ini
Copyrights © 2020