Pemberdayaan politik atau partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan wisata, merupakan salah satu faktor penting dalam pencapaian tujuan wisata berkelanjutan. Akan tetapi, pada kenyataannya, program tersebut belum mencapai hasil yang diharapkan. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan program tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dilaksanakan terfokus pada pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat sebagai penyelenggara wisata, dan bukan sebagai pengambil keputusan. Salah satu faktor pendukung keberhasilan pemberdayaan masyarakat adalah pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat, sedangkan faktor penghambatnya adalah lemahnya peraturan atau kebijakan pemerintah yang mengatur keterlibatan aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan wisata di wilayahnya. Kontribusi dari kajian ini adalah membantu stakeholder untuk dapat merancang program pemberdayaan yang dapat mengoptimalkan faktor pendukung tersebut misalnya dengan melaksanakan kegiatan pendidikan formal ataupun non formal yang berkelanjutan. ISSN 2828-285x
Copyrights © 2022