Pelita Perkebunan
Vol 26 No 2 (2010)

Evaluation of Somatic Embryogenesis Ability in Robusta Coffee (Coffea canephora Pierre)

Priyono Priyono (Indonesian Coffee and Cocoa Research Istitute)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2010

Abstract

Embriogenesis somatik diharapkan sebagai metode perbanyakan tanaman yang sangat efektif pada kopi. Evaluasi dua jenis proses embriogenesis somatik, yaitu proses langsung dan tidak langsung akan bermanfaat untuk menggambarkan kemampuan proliferasi sel. Penelitian untuk mengevaluasi embriogenesis somatik kopi Robusta (Coffea canephora) yang mempunyai tingkat keragaman genetik tinggi telah dilakukan di Nestlé R&D Centre Tours, Perancis. Bahan tanam menggunakan kopi Robusta koleksi Nestle Perancis dan tiga klon koleksi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka). Tiga aspek, yaitu proses embriogenesis, keragaman embriogenesis dan kemantapan embriogenesis dievaluasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik embriogenesis somatik langsung maupun tidak langsung dapat diamati. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua proses embriogenesis somatik tersebut merupakan dua mekanisme yang berbeda. Dalam penelitian ini ditunjukkan bahwa kemampuan embriognesis somatik tergantung pada genotipe, baik antar maupun di dalam kelompok genetik kopi Robusta, yaitu Congolese,Guinean dan Conillon. Lebih lanjut diketahui bahwa kedua proses embriogenesis somatik tersebut stabil terhadap indukan sebagai sumber eksplan. Kemampuan embriogenesis somatik tidak langsung ketiga klon Puslitkoka (BP409, BP961 dan Q121) sangat beragam, sehingga memberikan harapan adanya pola segregasi yang baik berdasarkan kemampuan embriogenesis somatik tidak langsung pada populasi yang dibuat dari silangan klon tersebut.Key words: Coffea canephora, somatic embryogenesis, variability, stability, genotype.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

ccrj

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Pelita Perkebunan, Coffee and Cocoa Research Journal (CCRJ): ISSN:0215-0212 Since its establishment in 1911, Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) formerly Besoekisch Proefstation, had published its research findings through a journal call Mededelingen van het Besoekisch ...