Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016

PENGARUH REBUSAN AKAR BAYAM DURI ( Amaranthus spinosus L.) TERHADAP DIARE PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER DENGAN METODE TRANSIT INTESTINAL

Muharam Priatna (Program Studi S1 Farmasi STIKes Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2016

Abstract

Telah dilakukan uji aktivitas antidiare dari akar bayam duri (Amaranthus spinosus L) pada mencit jantan galur Swiss Webster. Metode yang digunakan adalah metode transit intestinal. Dosis yang digunakan adalah dosis uji I sebesar 0,039 gram/20 gram BB mencit, dosis uji II 0,078 garm/20 gram BB mencit, dan dosis uji III sebesar 0,156 gram/20 gram BB mencit. Sebagai pembanding digunakan loperamid sebesar 0,78 mgram loperamid. Pemberian seluruh dosis dilakukan secara oral. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh dosis uji memiliki aktivitas antidiare. Dosis uji II merupakan dosis yang paling baik dibandingkan dosis uji yang lain, meskipun aktivitasnya masih dibawah altivitas loperamid sebagai pembanding. Dosis ini sesuai dengan dosis empiris 30 gram akar bayam duri, semestara dosis empiris yang dianjurkan adalah 30-60 gram.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

P3M_JKBTH

Publisher

Subject

Chemistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health ...