Penelitian ini adalah untuk mengetahui sensitivitas Salmonella typhosa terhadap berbagai jenis antibiotik. Penelitian bersifat invitro dilakukan dengan media lingkungan buatan dan terkontrol bukan pada organisme hidup. Pada pengujian ini menggunakan strain murni Salmonella typhosa ATCC 2401 yang dilakukan uji sensitivitas terhadap 3 jenis antibiotik yaitu, levofloxacin, cefixim, dan cefditoren. Penelitian ini dilakukan dengan metode sumuran Kirby-Bauer. Interprestasi hasil dilihat dari zona bening yang terbentuk disekitar sumuran dan dibandingkan dengan standar sensitivitas menurut standar Ferraro. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Salmonella typhosa masih sensitif terhadap lefovloxacin pada konsentrasi terendah 20mg/mL; cefixim 50mg/mL; dan cefditoren 10mg/mL; resisten terhadap levofloxacin pada konsentrasi 10mg/mL; cefixim 10mg/mL; dan cefditoren 5mg/mL; intermediet terhadap cefixim terjadi pada konsentrasi 25mg/mL dan 20mg/mL. Sehingga dapat ditarik kesimpulan semua antibiotik tersebut resisten terhadap bakteri Salmonella typhosa.Kata kunci : levofloxacin, cefixim, cefditoren, Salmonell typhosa ATCC 2401.
Copyrights © 2015