Kurang aktifnya aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran, menyebabkan guru merasa perlu untuk membangkitkan semangat siswa untuk melakukan tindakan disaat belajar. Untuk itu diperlukan metode pengajaran yang dapat menunjang terciptanya kegiatan-kegiatan belajar siswa yang aktif di kelas, yakni dengan menerapkan model pembelajaran (Problem Based Learning). Penelitian ini dilakukan di kelas 4 SD Negeri 60 Bengkulu Tengah dengan tujuan penelitian: 1). Untuk Mengetahui Penerapan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada Siswa kelas kelas 4 SD Negeri 60 Bengkulu Tengah. 2). Untuk mengetahui apakah penerapan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan Aktivitas Belajar siswa kelas 4 SD Negeri 60 Bengkulu Tengah. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research), dilakukan dalam bentuk 2 (dua) siklus dan 4 (empat) tahapan yaitu tahapan perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi dan tahap refleksi. Dalam pengumpulan data metode yang digunakan adalah Observasi dan Tes guna mengetahui peningkatan aktivitas pelajar melalui penilaian hasil belajar, yang selanjutnya dianalisis secara Deskriptif Kualitatif. Berdasarkan hasil pengamaatan hasil aktivitas siswa pada siklus 1 skor yang diperoleh adalah 15 dan 16 (kriteria cukup) dan siklus 2 adalah 21 dan 22 (kriteria baik), hal ini menunjukan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa dalam kegiatan belajar dikelas. Sedangkan nilai rata-rata siswa siklus 1 adalah 73 dan siklus 2 adalah 83. Hal ini dapat dilihat dari data tersebut ada peningkatan aktivitas belajar siswa, dengan ttabel 0,355 dan thitung 9,70. Dimana jika thitung lebih besar dari ttabel berarti adanya peningkatan dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Model Pembelajaran Problem Based Learning
Copyrights © 2021