Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh internal control dan whistleblowing system terhadap tingkat kecurangan. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang dibagikan kepada auditor internal di Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah sampel yang dipilih lewat metode saturation sampling adalah sebanyak 45 auditor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan model analisis regresi linear berganda sebagai alat uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internal control dan whistleblowing system berpengaruh terhadap tingkat kecurangan.
Copyrights © 2023