Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis seberapa besar pengaruh penerapan persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan risiko terhadap penggunaan quick response code Indonesian standard. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 80 responden yang berada di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purvosive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam sampel generasi milenial, persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh terhadap keputusan penggunaan uang elektronik berbasis quick response code Indonesian standard. Akan tetapi, persepsi manfaat dan risiko tidak berpengaruh. Sedangkan, dalam sampel merchant, persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan risiko tidak berpengaruh terhadap keputusan penggunaan uang elektronik berbasis quick response code Indonesian standard dan terdapat perbedaan rata-rata antara kelompok sampel generasi milenial dan merchant.
Copyrights © 2023